Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkapkan, saat ini sudah ada 200 titik yang diusulkan sebagai lokasi Sekolah Rakyat. Lokasi-lokasi tersebut merupakan hasil usulan dari para kepala daerah.

"Yang usul gubernur, bupati, wali kota, per detik ini sudah lebih 160 titik. Sebagian besar 115 berupa tanah dengan ukuran 5 hektar ke atas, sebagian lagi berupa aset yang perlu direvitalisasi," kata Gus Ipul di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.

Selain itu, pemerintah juga telah menyiapkan sejumlah bangunan yang siap dijadikan sekolah. Sebagian besar bangunan ini hanya memerlukan renovasi agar bisa digunakan sebagai fasilitas pendidikan yang layak.

"Bila disetujui Presiden Prabowo Subianto, 38 sekolah rakyat akan dibangun di atas titik yang diusulkan itu. Sejauh ini sudah ada 45 bangunan yang siap menyelesaikan sekolah rakyat. Gus Ipul menargetkan, 70 sekolah rakyat dibangun pada tahun ini," ujarnya.

Pemerintah menegaskan, pembangunan Sekolah Rakyat tidak akan terbatas pada daerah tertentu. Prabowo mengarahkan agar sekolah ini dapat dibangun di setiap kabupaten dan kota, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara merata.