KSK juga mengungkapkan, nantinya ini akan jadi bahan evaluasi dan kita usahakan agar orang daerah dapat lulus polisi lebih banyak lagi tiap tahunnya.
"Nah, ini mungkin yang kita akan genjot, apalagi dengan rencana kita di Konawe, akan ada markas baru Brimob," ujarnya.
Untuk diketahui, program pendidikan pembentukan Bintara dan Tamtama Polri pada tahun 2023 diselenggarakan dalam 2 gelombang dengan lama pendidikan selama 5 bulan.
Gelombang I yang dibuka pada hari ini, diselenggarakan secara serentak di Sepolwan, Pusdik Brimob dan Pusdik Polair Lemdiklat Polri serta di 31 Sekolah Polisi Negara Polda dengan jumlah peserta didik sebanyak 9112 orang yang terdiri dari Bintara Tugas Umum sebanyak 6270 orang, Bintara Brimob sebanyak 500 orang, Bintara Polair sebanyak 100 orang, Bintara Polwan sebanyak 642 orang, Tamtama Brimob sebanyak 1500 orang, dan tamtama Polair sebanyak 100 orang. (B-Adv)
Penulis: Sigit Purnomo
