“Kami berusaha menyesuaikan dengan ketersediaan infrastruktur teknis,” ujar Zayani.

Kondisi ini juga dikeluhkan oleh peserta seleksi dan mereka mengaku kecewa atas gangguan teknis yang terjadi. Salah seorang peserta mengaku telah mencoba berkali-kali untuk membuka soal, namun tetap tidak berhasil.

“Saya sudah mencoba berkali-kali, tetapi soal tidak terbuka sepenuhnya. Khawatir waktu terbuang,” keluh peserta yang enggan disebutkan namanya.

Seleksi Paskibraka diikuti oleh 232 peserta dari berbagai SMA di Muna Barat dan difasilitasi oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) setempat.

Baca Juga: Satpol PP Ngamuk Hadang Demonstran saat Berusaha Segel Kantor Bupati Buton Selatan