"Saya ingin mengajak bapak-bapak petani jangan berhenti untuk menanam padi, dan jangan pernah berhenti produksi padi," tegasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Idarwaty mengaku sangat bersyukur karena panen kali ini produksi padi mencapai 9,4 ton per hektare atau rata-rata 5 ton per hektare.

"Ini pertanda untuk musim tanam yang kedua ini di Kecamatan Ladongi ada peningkatan produksi dari tahun sebelumnya," tambahnya.

Ia mengatakan, dari segi ketersediaan pangan di Kolaka Timur khusus padi atau beras, bisa mempertahankan surplus yang telah dicapai.

"Di mana pada tahun 2019 kita surplus sampai 61.000 ton, sedangkan di tahun ini kita mencapai surplus 101.000 ton," imbuhnya.