Acara retreat ini hanya diikuti oleh kepala daerah yang telah ditetapkan sebagai pemenang dalam Pilkada 2024. Sementara itu, bagi kepala daerah yang masih berstatus sengketa di Mahkamah Konstitusi, mereka tidak diikutsertakan dalam kegiatan ini.

"Kami mengikuti aturan. Mereka yang belum memiliki keputusan final tidak bisa diundang," ujar Bima Arya.

Selain itu, Presiden terpilih Prabowo Subianto tidak ikut serta dalam agenda retreat ini. Menurut Bima Arya, pemerintahan saat ini masih berjalan di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo.

"Ini adalah program pemerintahan yang sekarang, jadi Prabowo belum dilibatkan," katanya.

Namun, materi yang disampaikan dalam retreat ini tetap selaras dengan program pemerintahan mendatang.