"Diharapkan menteri BUMN Erick Thohir bisa segera merealisasikan kesanggupan menyediakan penerbangan repatriasi, mengingat mereka sudah menunggu lebih dua bulan," kata Anggota DPR-RI dari Fraksi PAN Prof Zainuddin Maliki lewat keterangan pers yang diterima Telisik.id, Kamis (11/6/2020).
Visa exit re-entry telah diberikan untuk pemulangan mahasiswa Indonesia. Kebijakan itu diambil pemerintah Saudi Arabia di dalam penanganan COVID- 19.
"Pemerintah Saudi Arabia menghendaki mahasiswa pulang, tetapi pemerintah Indonesia terkesan sebaliknya, tidak menghendaki mereka pulang ke tanah air," ungkapnya.
Tentunya tidak bisa demikian. Mereka adalah warga negara yang berhak mendapatkan layanan. Oleh karena itu pemerintah harus segera memfasilitasi penyediaan penerbangan repatriasi, supaya mereka tidak terkatung-katung. Mereka sudah gelisah, karena juga sudah tidak ada aktivitas perkuliahan lagi di sana.
"Bisa dibayangkan mereka juga harus berfikir mengenai pemenuhan beban living cost," tegasnya.
