"Kami mohon agar massa untuk tidak anarkis dan segera membubarkan diri untuk bersama-sama menjaga keamanan," teriak seorang polisi yang mengamankan demo.

Namun, massa tidak mrngindahkan himbauan tersebut, dan terus melakukan pelemparan batu ke dalam kantor Polda  serta ke pasukan Brimob yang telah memasang perisai.

Selain membakar ban bekas, massa juga membakar papan plang rambu jalan simpang Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara.

Baca Juga: Demo Penghina Suku Muna, Pengguna Jalan Terjebak Kemacetan Panjang

"Sudah ada perwakilan yang bertemu dengan pihak Polda, namun massa hingga sore hari tidak mau membubarkan diri, bahkan terus melakukan pelemparan batu ke anggota Brimob," ungkap salah satu anggota yang enggan disebutkan namanya.