KENDARI, TELISIK.ID - Demonstrasi mengenang kematian dua orang mahasiswa Randi dan Yusuf, dilakukan oleh ratusan ekemen mahasisswa dari beberapa universitas di Kota Kendari berlangsung damai.
Sebelumnya, massa yang berkumpul di bundaran Anduonohu berjalan secara tertib menuju Polda Sulawesi Tenggara, saat tiba di depan Polda massa melakukan orasi dan membakar ban bekas.
Dalam orasinya, massa meminta agar kasus tersebut tidak terulang kembali. Ketua Aliansi Rakyat Menggugat, Irfan Tralis, dengan tegas menyampaikan pesan mereka.
Baca Juga: Ratusan Mahasiswa Demo, Polisi Tutup Jalan Boulevard Kendari
"Indonesia adalah negara hukum, dan setiap orang berhak berkumpul berserikat dan menyampaikan pendapat," ujarnya.
