Baca Juga: Ini Negara dengan Gelandangan Paling Banyak di Dunia, Ada Indonesia?

Dilansir dari Sindonews.com, otoritas penjara memperingatkan bahwa penahanan empat hari, yang dijadwalkan berlangsung antara 24 hingga 27 Maret, tidak akan menjadi perjalanan yang mudah bagi "tahanan" sukarelawan, karena fasilitas tersebut ingin menjaga kondisi di dalam serealistis mungkin.

Baca Juga: Ibu Hamil Ini Tancapkan Paku di Kepala Demi Lahirkan Anak Laki-Laki, Dengar Saran dari Dukun

Peserta uji coba harus menyerahkan uang dan ponsel mereka, tetap terkunci di sel mereka hampir sepanjang hari, menerima makanan penjara dan berjalan di halaman sesuai jadwal, dan menjalani pemeriksaan keamanan standar di awal.

Namun, mereka akan dapat memilih apakah mereka ingin tinggal selama beberapa jam atau seluruh durasi. Salah satu dari beberapa hal opsional bagi peserta adalah apakah mereka ingin menjalani penggeledahan telanjang sebelum memasuki penjara.