Namun, ratusan pelaku UMKM ini keberatan dan meminta DPRD Sultra segera mengagendakan rapat dengar pendapat (RDP) yang melibatkan seluruh pihak yang terkait dalam polemik tersebut, pada Rabu (22/4/2026).
Sejatinya, Aliansi UMKM Lingkar MTQ ini bukan menolak ditertibkan, tapi meminta diperlakukan lebih manusiawi.
Ketua Aliansi UMKM Lingkar MTQ Kota Kendari, Zul, menegaskan para pedagang siap mengikuti aturan, asalkan ada sosialisasi yang jelas dan tidak dilakukan secara tiba-tiba.
“Kami sepakat ditertibkan, tapi harus dengan cara humanis,” katanya, Rabu (22/4/2026).
Kegelisahan pedagang bukan tanpa alasan. Dari total 179 pedagang yang selama ini berjualan di kawasan MTQ, hanya tersedia 100 tenant di dalam area yang disiapkan pemerintah.
