Lebih lanjut ia mengatakan, jika luapan banjir di Desa Patowonua penyebab utamanya akibat drainase yang buruk sehingga air tidak mengalir karena tersumbat dan meluber ke rumah-rumah warga.
"Saat ini air perlahan surut dan rumah yang masih tergenang telah dilakukan penyedotan menggunakan mesin pompa," terangnya.
Sementara, luapan banjir sungai di Desa Tojabi karena dekker jalan Trans Sulawesi tersumbat sampah pepohonan. Akibatnya, perumahan BTN di wilayah setempat tergenang.
Kata dia, luapan air terparah terjadi di Kelurahan Lapai, Kecamatan Ngapa merendam 120 unit rumah dan Desa Tahibuah 60 unit rumah.
"Selain banjir juga ada longsoran tebing di jalan poros Trans Sulawesi Desa Katoi, Kecamatan Katoi, tapi sudah dibenahi menggunakan loader," jelasnya.
