Mengenai pendampingan orang tua, Ferdinand mengatakan pada tahap adaptasi siswa baru tetap butuh didampingi orang tua.
"Tentu saja untuk tahap adaptasi siswa baru itu butuh didampingi oleh orang tuanya masing-masing sampai mereka bisa betul-betul mandiri dan bisa beradaptasi," ucapnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan aturan dari Kementerian bahwa orang tua hanya diberi waktu 2 kali dalam sebulan untuk mengunjungi anaknya di asrama. Namun pihak sekolah akan memberikan waktu-waktu tertentu bagi orang tua siswa seiring berjalannya waktu.
Baca Juga: Aktif Sejak 2025, Sekolah Rakyat Kendari Siap ke Gedung Baru
Salah satu orang tua murid, Asriani yang mengantarkan anaknya mengaku, tenang menitipkan anaknya belajar di asrama Sekolah Rakyat.
