Sebaliknya, mereka menyebut pembangunan puskesmas ini adalah hasil musyawarah bersama antara pemerintah desa dan masyarakat yang telah berlangsung jauh sebelum munculnya isu LP2B.

Baca Juga: Adios Minta BPKP Sultra Mendampingi Pembangunan Kantor Bupati Buton Selatan

Seorang warga Desa Soloy Agung, Adi Rusman, mengatakan bahwa pembangunan puskesmas telah lama diharapkan masyarakat karena merupakan kebutuhan mendesak.  

“Kami menolak jika lahan Puskesmas Soloy Agung dipermasalahkan. Tanah itu adalah tanah kas desa yang sejak lama sudah diperuntukkan bagi fasilitas umum. Sekarang kami merasakan manfaat nyata dari pelayanan kesehatan yang semakin dekat,” ujarnya, Senin (13/10/2025).

Adi menambahkan, jika persoalan administratif seperti status LP2B terus dipermasalahkan, maka masyarakatlah yang akan menjadi korban.