BATAUGA, TELISIK.ID - Ratusan warga kecamatan Sampolawa mendatangi kantor Camat Sampolawa, Jumat (13/12/2019). Mereka menanyakan alasan pemerintah Buton Selatan (Busel) menutup aktivitas penambangan tersebut Kamis (5/12/2019).
Baca Juga: Korban Kebakaran Jembatan Batu, Belum Mendapat Kejelasan Membangun Kios
Kedatangan mereka diterima langsung Camat Sampolawa, La Kali dan Lurah Jaya Bakti di aula gedung Tuani.
Salah seorang warga, Dedi Abo mengaku, kecewa atas penghentian aktifitas penambangan ini. Sebab ada ratusan warga yang menggantungkan hidupnya di tambang tersebut. Harusnya, pemerintah mensuport kegiatan tersebut, karena pihak perusahaan telah menyiapkan lapangan pekerjaan pada warga.
"Ada 100 orang lebih bekerja ditambang. Harusnya ini didukung, bukan malah di tutup,” ungkapnya.
