"Saya meminta Pemkab Busel untuk mempertimbangkan kembali penghentian aktivitas tambang agar mencari solusi terbaik," tambahnya.
Ditempat yang sama, Tokoh masyarakat Jayabakti, La Ode Hanafi SH, yang turut hadir dalam pertemuan itu mengatakan, kedatangan masyarakat di kantor camat tersebut bukan sebagai orang tambang namun sebagai masyarakat umum. Ia mengaku, beberapa bulan terakhir menyaksikan operasional tambang. Ia berharap ada nilai tambah dari tambang kepada masyarakat.
"Senang rasanya saya kalau ada perusahaan yang buka lapangan pekerjaan. Pemkab tidak susah lagi membuka pekerjaan," katanya.
Ia meminta, perusahaan diaktifkan karena masyarakat yang bekerja perlu mendapatkan penghasilan yang pasti.
"Mohon pak camat pak lurah sampaikan bupati bahwa masyarakat masih menginginkan tambang, kalau masih ada administrasi yang belum lengkap tolong dilengkapi. Jangan tambang dihentikan karena masyarakat sudah menggantungkan hidup disitu. Penghasilan mereka sudah pasti tiap bulan. Semua sama-sama hidup petani agar-agar hidup, masyarakat lain yang mencari pekerjaan juga tetap hidup, " ujarnya.
