"Per kecamatan minimal dua unit hidran dan wilayah padat penduduk tiga unit yang tersebar di beberapa titik. Saat ini baru satu yang tersedia yakni di kompleks perkantoran Pemda Kolaka Utara," jelas dia.

Syafar berharap pembuatan hidran ini dapat terwujud untuk memaksimalkan kru Damkar melakukan pemadaman.

Baca Juga: Pj Bupati Kolaka Utara Tekankan Penanganan 5 Persoalan Krusial

"Akhir-akhir pemerintahan Nur Rahman kami sudah sampaikan hanya saja belum terealisasi. Untuk pemerintahan saat ini belum kami sampaikan," imbuhnya.

Penjabat Bupati Kolaka Utara, Parinringi maklum kalau Damkar saat ini masih memiliki banyak keterbatasan fasilitas pendukung. Karena itu ia berjanji akan berupaya melakukan pembenahan peralatan Damkar.