“Diam, woy diam, kalau kita lagi bicara jangan menyerobot, awas ko nah,” ucap salah satu karyawan PT. MS.

Warga tampak tak mau kalah dan seorang di antara mereka kemudian naik ke meja dan berdiri lalu mengangkat microphone. Bentrokan fisik tidak terjadi karena aparat keamanan bertindak cepat untuk mencegahnya.

Ketua Komisi I, La Isra, yang memimpin rapat berupaya meredakan situasi dengan meminta kedua pihak untuk menahan diri dan mengikuti prosedur penyelesaian sengketa secara hukum.

“Kami meminta agar semua pihak tetap tenang dan mengikuti mekanisme yang berlaku. DPRD akan menengahi dengan adil agar masalah ini bisa diselesaikan tanpa kericuhan,” ujar La Isra.

Sengketa lahan antara warga dengan PT Marketindo Selaras telah berlangsung cukup lama dan masing-masing pihak mengklaim hak atas tanah yang dipermasalahkan.