ATHENA, TELISIK.ID - Tuan rumah membuka keunggulan pada menit ke-12 melalui Aboubakary Koita. Penyerang asal Mauritania itu menusuk dari sisi lapangan, melewati Marc Cucurella, lalu melepaskan tembakan keras ke sudut atas gawang yang tidak mampu dijangkau Thibaut Courtois. Gol itu menjadi hadiah atas tekanan awal AEK yang merepotkan lini belakang Madrid.
Madrid sebenarnya sempat mengira telah menyamakan kedudukan sebelum turun minum. Jude Bellingham menyambar bola di depan gawang, tetapi gol itu dianulir karena offside pada menit ke-27. Lima menit berselang, gelandang asal Inggris itu benar-benar mencatatkan namanya di papan skor lewat penyelesaian tumit yang elegan menyambut umpan silang mendatar Cucurella.
Skor 1-1 bertahan hingga jeda. Madrid menguasai jalannya laga pada sebagian besar babak pertama, tetapi AEK tetap berbahaya setiap kali mendapat ruang untuk menyerang balik. Courtois sempat menggagalkan peluang Luka Jovic, mantan penyerang Madrid, sebelum jeda.
Kemenangan ini juga menjadi kemenangan pertama Madrid atas AEK dalam sejarah pertemuan kedua klub. Dua pertemuan sebelumnya, pada fase grup Liga Champions 2002, sama-sama berakhir imbang. Madrid akhirnya memecahkan kebuntuan itu dengan cara dramatis di Athena.
