Petani muda cenderung akan melakukan segala sesuatu dengan lebih cepat dan memanfaatkan teknologi sehingga akan lebih mudah berbeda dengan petani yang usianya sudah tidak produktif lagi biasanya kurang dalam pemanfaatan teknologi.
Sehingga diharapkan adanya regenerasi petani ini akan meningkatkan produktivitas kerja dan juga produktivitas pertanian dengan adanya petani muda di Indonesia ini.
Pentingnya Kolaborasi Para Pihak
1. Pemerintah, berperan sebagai regulator sekaligus berperan sebagai kontroler yang memiliki peraturan dan tanggung jawab dalam mengembangkan pertanian. Dalam hal ini melibatkan semua jenis kegiatan seperti perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, pengendalian, promosi, alokasi keuangan dan sebagainya.
2. Pelaku Usaha/Industri, berperan sebagai enabler, menghadirkan infrastruktur, dengan mendukung perubahan pada sumber daya manusia. Pelaku usaha dalam hal ini bisa berupa pedagang, agroindustri, perbankan, dan sebagainya, bermitra dengan petani muda terutama dalam hal pengembangan pasar dan aspek permodalan.
