Penulis buku, Prof. Eka Suaib, menyampaikan, proses penulisan buku ini tidaklah mudah. Tim penulis menghadapi berbagai tantangan dalam mengumpulkan informasi dan melakukan wawancara dengan tokoh-tokoh penting, baik yang masih hidup maupun yang telah berpulang.

“Buku ini merupakan hasil kerja keras banyak pihak. Kami mengumpulkan data dari berbagai sumber, melakukan wawancara, dan menganalisis setiap informasi dengan cermat. Ini bukan sekadar menulis sejarah, tetapi juga mempertanggungjawabkan cerita perjuangan HMI dengan akurat,” ujarnya.

Baca Juga: PB HMI Tekankan Pentingnya Peluang Bonus Demografi Pemuda

Ia berharap buku ini dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai dinamika dan kontribusi HMI dalam perkembangan masyarakat, sekaligus menginspirasi generasi mendatang untuk terus berkontribusi lebih besar bagi bangsa dan negara.

Kegiatan ini mengusung tema “Kembali ke Rumah Besar KAHMI”, dengan tujuan memperkuat semangat kebersamaan dan menjadikan HMI sebagai agen perubahan yang terus memberikan dampak positif di masyarakat, khususnya dalam mewujudkan Sulawesi Tenggara yang lebih maju dan sejahtera.