Sultan HB X berpendapat, budaya melayani belum merasuk menjadi sikap dasar ASN (aparatur sipil negara). Mindset ASN, menurutnya, adalah pejabat merupakan pusat kekuasaan. "Sehingga dalam menjawab persoalan masyarakat terkesan difensif. Bukankah kita juga mengenal budaya pepe, budaya kawula berjemur di Alun-alun Utara menunggu Sultan menjawab keluhannya," kata Sri Sultan HB X.
Karena itu, data bantuan sosial COVID-19 kepada kelompok yang berhak perlu diketahui publik.
"Perlu ada informasi by name by address yang bisa diakses di kelurahan. Seandainya ada yang salah sasaran, efektifitas bantuan bisa kita betulkan bersama," ucapnya.
Bagi Sri Sultan HB X, hal ini penting, sebab potensi pembangunan kebanyakan justru berada di desa.
"Niscaya desa akan menjadi sentra pertumbuhan," tutupnya.
