Setelah itu, ia kembali ke Sultra dan meraih gelar Sarjana Agama (S.Ag.) dari IAIN Sultan Qaimuddin Kendari pada tahun 2000. Kemudian, ia melanjutkan studi di Universitas Mercu Buana, Jakarta, yang berhasil meraih gelar Magister (S2) Komunikasi Politik pada tahun 2016.

Baca Juga: UMW Kendari Akselerasi Kurikulum Berbasis OBE dan Siapkan Lulusan Berdaya Saing Global

Sebagai akademisi, Nasir mendedikasikan ilmunya dengan mengajar sebagai Dosen Mata Kuliah Jurnalistik di IAIN Kendari (2002–2015). Saat ini, ia tercatat sebagai Dosen Tetap Ilmu Komunikasi di Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara (Unusra) sejak tahun 2017.

Selaim panggung akademis, dunia pers adalah panggung utama bagi Nasir. Karir jurnalistiknya merentang panjang, mulai dari menjadi Redaktur Harian Kendari Ekspres (1999–2005), Kontributor Majalah Forum Keadilan Jakarta, hingga Pemimpin Redaksi Tabloid Harian Sultra Pos pada tahun 2007. Ia juga pernah bertugas sebagai Reporter ANTV wilayah Sultra selama satu dekade (2005–2015).

Tidak puas hanya menjadi jurnalis lapangan, Nasir melakukan lompatan besar menjadi pelaku bisnis media siber. Ia merupakan pendiri sekaligus Direktur Utama media detiksultra.com (2017–2019).