KENDARI, TELISIK.ID - Dikabarkan dua orang aktifis menjadi korban pemukulan yang disinyalir dilakukan oleh oknum petugas pengamanan wakil presiden di depan Hotel Claro Kendari, Rabu (20/3/2024).

Akibat kejadian itu, sekelompok aktifis melakukan aksi boikot jalan di perempatan kampus baru Universitas Halu Oleo (UHO) pukul 20:20 Wita. Aksi itu menyebabkan kemacetan di area tersebut.

Ali Sabarno, kerabat dekat sekaligus kawan seperjuangan korban pemukulan di depan Hotel Claro, mengatakan bahwa pemukulan tersebut akibat perdebatan antara Rimon Fatrah dengan salah satu oknum pengamanan wakil presiden.

Aksi tersebut disebabkan karena adanya dugaan penangkapan seorang aktifis pada saat melakukan penyampaian aspirasi di hadapan Wakil Presiden RI, KH. Ma’ruf Amin.

Dari informasi yang dihimpun, dugaan penangkapan aktifis tersebut bermula ketika korban bernama Rifat  dan Ali Sabarno sedang melakukan aksi demonstrasi di depan Hotel Claro Kendari saat menyambut kedatangan Wakil Presiden RI.