Gol penutup lahir pada menit ke-78 lewat David Boly, yang memanfaatkan umpan Joao Neves untuk mencetak gol debutnya di Liga Champions. Skor 6-0 bertahan hingga peluit akhir, dan kemenangan ini sekaligus menjadi kemenangan tandang terbesar PSG di Liga Champions menurut situs resmi klub. Villarreal tertahan dengan tiga poin dan menempati posisi ke-29 klasemen league phase.

Total 20 gol sudah dicetak PSG dalam empat laga Liga Champions musim ini, dengan rincian kemenangan 6-1 atas Slovan Bratislava, 4-2 atas Manchester City, 4-2 atas Barcelona, dan 6-0 atas Villarreal. Produktivitas itu menjadi gambaran betapa tajamnya lini serang tim asal Paris tersebut pada fase liga musim ini.

Puncak Klasemen Sempurna

Dengan 12 poin dari empat laga, PSG memuncaki klasemen league phase dan unggul tiga poin atas kelompok tim dengan sembilan poin, termasuk Barcelona dan Aston Villa. Start sempurna ini memberi PSG posisi yang sangat kuat untuk finis di delapan besar dan lolos langsung ke babak 16 besar, meski masih ada empat laga tersisa di fase liga.

Pelatih PSG Luis Enrique merespons kemenangan besar ini dengan nada merendah. Ia menegaskan bahwa posisi puncak dan jumlah gol sejauh ini belum berarti apa-apa, karena hanya ada satu juara yang ditentukan pada final di Madrid, dan target PSG adalah memenangi gelar di sana.

"Posisi ini tidak berarti apa-apa. Hanya akan ada satu juara di final Madrid, dan tujuan kami adalah memenangi gelar di sana. Pada musim-musim sebelumnya, kami dinobatkan sebagai juara Liga Champions tanpa finis di delapan besar fase liga," kata Enrique.