NAGOYA, TELISIK.ID - Kontingen Indonesia menutup hari kedua Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 dengan torehan gemilang. Tiga medali emas diraih pada Selasa (20/10/2026), masing-masing dari cabang para atletik, para balap sepeda, dan para renang, sehingga total koleksi Merah Putih menjadi empat emas, empat perak, dan 17 perunggu. Indonesia untuk sementara menempati peringkat kesembilan klasemen medali.
Emas pertama Indonesia dipersembahkan perenang Maulana Rifky Yavianda pada Senin (19/10/2026). Ia memenangi final 100 meter gaya bebas putra S12 dengan catatan waktu 55,34 detik di Nagoya City General Gymnasium. Rifky finis hanya 0,10 detik lebih cepat dari Dmitriy Khorlin asal Uzbekistan yang mencatat 55,44 detik, sedangkan perenang tuan rumah Genki Saito merebut perunggu dengan 57,54 detik.
Sehari berselang, giliran I Kadek Dwi Purwana Yasa yang naik podium tertinggi. Atlet para atletik berusia 18 tahun asal Mengwi, Badung, Bali, itu memenangi nomor lempar cakram putra klasifikasi F57 di Nagoya City Mizuho Park Athletic Stadium. Kurang dari satu jam kemudian, M Fadli Imammuddin melengkapi pesta Indonesia lewat emas balap sepeda nomor individual pursuit 4.000 meter putra C4 di Izu Velodrome, Shizuoka.
Pada hari yang sama, Maulana Rifky Yavianda menambah emas ketiga Indonesia hari itu dari kolam renang. Ia memenangi final 100 meter gaya punggung putra S12, melengkapi tiga emas yang diraih kontingen Merah Putih pada Selasa.
Rekor Dunia Pecah di Tangan Kadek Dwi
