Kadek Dwi kini membidik panggung yang lebih besar, Paralimpiade Los Angeles 2028. Untuk itu ia berencana beralih ke nomor lempar lembing karena nomor lempar cakram tidak dipertandingkan di Paralimpiade.
Fadli Imammuddin Tak Terbendung di Velodrome
Di Izu Velodrome, Shizuoka, M Fadli Imammuddin tampil sebagai yang tercepat pada nomor individual pursuit 4.000 meter putra C4. Pada partai final, mantan pembalap motor nasional itu mengalahkan wakil Iran, Behrooz Farzad. Fadli finis dengan catatan waktu 4 menit 50,169 detik.
Catatan waktu tersebut sekaligus memecahkan rekor Asian Para Games. Dominasi Fadli sudah terlihat sejak babak kualifikasi ketika ia mengungguli para rivalnya. Sebelum bertanding, ia memang sudah diprediksi bakal membawa pulang medali emas.
Prestasi di Nagoya melanjutkan tren positif Fadli tahun ini. Pada Maret 2026, ia meraih dua emas Asian Para Track Championships di Tagaytay City, Filipina, dari nomor individual pursuit dan 1 kilometer time trial kelas C4 putra. Ia juga membukukan waktu terbaik pribadinya, 4 menit 48 detik, tiga detik lebih cepat dari catatannya pada Paralimpiade Paris 2024.
