JAKARTA, TELISIK.ID - Pemerintah kini membuka kesempatan untuk para guru yang berminat mengajar di Sekolah Rakyat pada tahun ajaran baru 2025/2026.

Ini merupakan langkah awal bagi sekolah yang dikelola oleh Kementerian Sosial (Kemensos) untuk menyediakan pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem. Proses rekrutmen ini resmi dimulai pada 1 April 2025.

Dalam persiapan untuk operasionalisasi Sekolah Rakyat, Ketua Tim Formatur Sekolah Rakyat Mohammad Nuh menyatakan bahwa pencarian dan seleksi calon guru tidak hanya berfokus pada kompetensi akademik, tetapi juga empati sosial.

"Kami ingin guru yang memiliki empati sosial dan kemampuan akademik yang baik," ujar Nuh dalam Rapat Pleno Persiapan Penerimaan Siswa Baru Sekolah Rakyat di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, seperti dikutip dari Tempo, Selasa (1/4/2025).

Mohammad Nuh menjelaskan bahwa seleksi ini hanya akan terbuka untuk guru yang sudah memiliki sertifikasi Pendidikan Profesi Guru (PPG), yang statusnya masih prajabatan atau belum memiliki penempatan di sekolah lain.