JAKARTA, TELISIK.ID - Kementerian Sosial resmi membuka proses rekrutmen guru untuk program Sekolah Rakyat mulai 10 Juni 2025. Sebanyak 1.554 formasi jabatan fungsional guru ahli pertama disediakan, yang akan ditempatkan di 100 lokasi tahap awal penyelenggaraan sekolah.
Kemensos menyatakan bahwa rekrutmen ini dilakukan untuk mendukung proses pembelajaran di Sekolah Rakyat. Seleksi terbuka ini dilakukan secara transparan tanpa dipungut biaya, dan hanya diperuntukkan bagi lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang telah mengikuti tahapan seleksi ASN PPPK tahun 2024.
“Untuk memenuhi proses pembelajaran di Sekolah Rakyat, tentunya kita sama-sama tahu, diperlukan guru. Sebagai tahapan dari penunjukan guru tersebut, perlu adanya seleksi calon guru,” ujar Sekretaris Jenderal Kemensos, Robben Rico, dalam keterangan resmi, seperti dikutip dari Tirto, Rabu (11/6/2025).
Robben menjelaskan bahwa Kemensos bekerja sama dengan Kemendikdasmen, Kementerian PANRB, dan BKN untuk menyukseskan proses seleksi ini. Nantinya, seluruh guru yang lulus seleksi akan diangkat sebagai ASN Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dengan jabatan fungsional guru.
“Selanjutnya, seleksi tambahan nanti kita lakukan untuk memperoleh guru-guru terbaik yang akan mendidik dan mengawal anak-anak di Sekolah Rakyat ini. Tentunya Kementerian Sosial akan membantu proses seleksi tambahan tersebut,” tambah Robben.
