Gus Ipul menyatakan bahwa kedua opsi tersebut masih dalam tahap pematangan. Rencananya, keputusan akhir mengenai opsi ini akan segera diumumkan.

Gus Ipul juga menjelaskan bahwa perencanaan rekrutmen guru dan kurikulum Sekolah Rakyat telah memasuki tahap final. Pemantapan tersebut dipimpin oleh Satgas yang dipimpin oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti.

Ia memastikan bahwa Sekolah Rakyat akan dikelola dengan baik tanpa ada kesenjangan dengan sekolah lainnya, berkat kerja sama antara Kementerian Sosial dan kementerian lainnya.

Sekolah Rakyat akan dibangun di berbagai lokasi di Indonesia, dan hingga saat ini, sudah ada 53 unit Sekolah Rakyat yang siap untuk diresmikan pada tahun ajaran baru 2025.

Menurut Gus Ipul, permintaan untuk pendirian Sekolah Rakyat terus meningkat dari berbagai daerah, dengan lebih dari 200 usulan, baik itu berupa bangunan ataupun lahan kosong.