Sekolah Rakyat ini sebagian besar akan dibangun di atas aset milik Kementerian Sosial, sementara 82 lokasi lainnya sedang dalam tahap asesmen untuk pembangunan.
Gus Ipul juga menjelaskan mengenai pendanaan Sekolah Rakyat yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Dalam tahap awal, pembangunan sekolah akan lebih banyak memanfaatkan bangunan yang sudah ada, dengan beberapa renovasi dan perluasan ruang.
Pada tahun 2025, beberapa titik akan dibangun sekolah baru sesuai dengan prototipe yang telah dirancang untuk kebutuhan jangka panjang.
Sekolah Rakyat merupakan program yang diusung oleh Presiden Prabowo Subianto dengan tujuan memberikan pendidikan gratis dan berkualitas kepada anak-anak dari keluarga tidak mampu.
Baca Juga: Jadwal Operasional Bank Mandiri, BNI, BCA dan BRI Selama Libur Lebaran 2025
