Karia dijadikan sebagai sarana penempaan diri remaja suku Muna menuju fase dewasa. Dalam prosesi ini, para gadis remaja dipingit di dalam ruangan yang gelap dan diberikan nasehat dari para tetua adat agar memiliki kepekaan dan pengendalian diri. Terdapat pula ritual yang identik dengan proses lahirnya manusia di muka bumi. Mulai dari alam arwah, alam roh, alam ajsam dan alam insani.

"Kesimpulannya Karia merupakan simbol tentang proses dimana bayi berada di dalam kandungan sampai dia dilahirkan. Filosofi Karia itu adalah puncak kesucian," ucap Rektor.

Baca Juga: LP2M IAIN Kendari Gelar Seminar Nasional Gender, Bahas Cara Didik Anak di Era Digital

Sementara itu Directur WA Film Screening dari Edith Cowan University, Cathy Hankel menyampaikan bahwa Adat Karia sangat menarik bagi mahasiswa dan dosen yang menyaksikan presentasi tersebut.

"Secara umum mereka sangat antusias menyimak penjelasan tentang adat Karia karena kekhasan dan keunikan adat tersebut dibandingkan dengan adat istiadat yang pernah mereka pelajari," tuturnya.