KUALA LUMPUR, TELISIK.ID - Rektor Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor, Prof. Dr. H.E. Mujahidin, M.Si, bertemu Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim untuk membahas peluang kerja sama pendidikan tinggi serta pembentukan pemimpin masa depan yang peduli terhadap kesejahteraan masyarakat.
Pertemuan berlangsung di Kantor Perdana Menteri Malaysia, Rabu, 21 Oktober 2026. Selain mempererat hubungan, agenda tersebut menjadi kesempatan bagi UIKA Bogor untuk menjajaki kolaborasi akademik dengan perguruan tinggi di Malaysia.
Dalam pertemuan itu, Mujahidin menjelaskan bahwa UIKA Bogor berdiri pada 1961 atas prakarsa sejumlah tokoh Islam, di antaranya Dr. Mohammad Natsir dan KH. Sholeh Iskandar. Sejak awal, perguruan tinggi tersebut mengembangkan pendidikan sebagai sarana membentuk generasi berilmu dan berintegritas.
Dalam keterangan tertulis diterima teisik.id, Kamis (22/10/2026) Mujahidin juga menyampaikan pentingnya memperluas jejaring internasional untuk meningkatkan mutu pendidikan.
Kerja sama antarperguruan tinggi diharapkan membuka peluang pertukaran pengetahuan, pengembangan kapasitas akademik, serta peningkatan wawasan dosen dan mahasiswa.
