"Saya habis tanyakan di kantor, aturannya begitu, hanya dua hari dihitung SPPD untuk digaji per bulan. Itu pun belum terima juga sampe sekarang. Katanya tunggu gelombang selanjutnya," paparnya, Kamis (14/5/2020).

Tak sampai di situ saja, ia juga mengaku selama berjaga di perbatasan, kebutuhan vitamin penjaga daya tahan tubuh jarang diberikan. Padahal katanya, hal itu telah dianggarkan untuk para relawan.

Belum lagi curhatan soal makanan yang dinilai tidak sesuai dengan standar gizi kesehatan. Padahal, dalam situasi saat ini, stamina dan gizi para relawan harus benar-benar dijaga diperhatikan, mengingat tugas mereka bersentuhan langsung dengan arus manusia antar daerah.

Baca juga: Mulai 1 Juli 2020 Pemerintah Berikan Bantuan untuk Peserta JKN-KIS

"Bulan April kemarin malah hanya dua kali saja dibawakan minuman vitamin. Nanti habis dihearing sama DPRD Kota baru sering lagi kami dikasi," ungkapnya.