Setelah kejadian, Siti tampak kesakitan dan panik. Sejumlah warga serta pengunjung SPBU segera memberikan pertolongan. Mereka menenangkan Siti, kemudian membaringkannya dengan tas sebagai alas kepala.
Warga juga mengendurkan jaket yang dikenakannya agar lebih leluasa bernapas. Siti diberi minum dan minyak kayu putih. Mereka turut mengingatkan agar perempuan tersebut tidak banyak bergerak, terutama pada bagian pinggang yang dikeluhkan terasa nyeri.
Karena kesulitan untuk berpindah tempat, beberapa warga laki-laki membantu mengangkat Siti secara hati-hati ke lokasi yang lebih aman.
Saat itu, Siti masih dalam keadaan sadar dan sempat menceritakan kejadian yang dialaminya kepada warga di sekitar SPBU.
Di tengah penanganan tersebut, seorang pengunjung mengambil ponsel milik Siti untuk menghubungi suaminya. Ketika menerima telepon, suami Siti diketahui sedang berada di kawasan Bundaran Pesawat, Kota Kendari.
