"Kemampuan 1.000 presenter telah diberikan kepada saya. Selama 365 hari dan 24 jam penuh saya akan melaporkan berita tanpa istirahat," ujar Ren Xiaorong dalam acara pengenalannya di sosial media buatan China, dilansir dari Dailymail.co.uk.
Ren Xiaorong sebenarnya bukan presenter digital pertama yang dibuat di China. Pada 2018 lalu, China telah membuat tiga presenter kecerdasan buatan. Ketiga presenter digital tersebut dipekerjakan di kantor-kantor berita yang ada di China seperti Xinhua.
Baca Juga: Jepang Tawarkan Wisata Luar Angkasa Sensasi Berada di Atas Bumi
Hanya saja kemampuan ketiga robot tersebut dianggap telah usang. Apalagi saat ini sistem kecerdasan buatan baru seperti ChatGPT semakin canggih. Hal itulah yang membuat China kembali mengenalkan presenter baru dengan kemampuan lebih tinggi melalui Ren Xiaorong.
Robin Li, Chief Executive Baidu mengatakan, keberadaan presenter digital di China bukan dihadirkan untuk mengakselerasi industri kecerdasan buatan di negara tersebut.
