Baca Juga: Usai Dikukuhkan, PBSI Konawe Selatan Pasang Target Tinggi di Porprov
Di sisi lain kata Sekertaris DPC Partai Demokrat itu, keberadaan GOR di lokasi tersebut dapat menjadi salah satu ikon Kabupaten Kolaka Utara. Mantan Bupati Kolaka Utara, Rusda Mahmud juga menyayangkan kalau lokasi GOR itu dialihkan ke pihak sewasta.
"Beliau pernah menelepon dan menyampaikan agar pengalihan aset itu perlu dilakukan kajian mendalam. Beliau juga menekankan agar kita tidak kehilangan lokasi GOR, masih banyak lahan Pemda di sekitar GOR yang dapat dialihkan untuk pembangunan kampus Intens," ujarnya.
Sebelumnya, Rektor Intens Muhammadiyah Kolaka Utara, Muh. Idrus, S.Sos., M.Si menyampaikan, permohonan hibah lahan untuk pembangunan gedung Intens ke Pj Bupati Kolaka Utara saat pelantikan civitas akademika Intens Muhammadiyah Kolaka Utara beberapa waktu lalu.
Kata dia, lahan itu sangat strategis untuk lokasi pembangunan gedung kampus Intens yang ke depannya dapat menjadi ikon Kolaka Utara.
