Baca Juga: Membumikan Gerakan Literasi di Tengah Pandemi COVID-19
Sehingga wilayah dapil yang ditetapkan itu memiliki kemungkinan untuk terus berlanjut di kemudian hari atau justru sebaliknya, malah akan jadi pecah berantakan.
“Misalnya untuk wilayah kecamatan Tambaksari dan Sawahan yang jumlah penduduknya empat kali lipat dibanding kecamatan lain, apa ada rencana pemekaran untuk kedua kecamatan tersebut. Nah, factor ini juga harus diperhatikan. Sehingga komunikasi dan koordinasi dengan stakeholders, pihak pemkot misalnya, menjadi penting untuk dilakukan," jelas pengamat politik yang juga dosen Universitas Trunojoyo Madura ini.
U diketahui, KPU Surabaya mewacanakan untuk pemekaran daerah pemilihan (dapil) di Pileg 2024 mendatang. Wacana pemekaran dapil ini muncul karena dirasa Surabaya di Pileg 2024 bisa bertambah dapil dan menambah jumlah kursi di legislatif.
Jika mengacu pada UU nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu, pemekaran dapil dapat dilakukan ketika jumlah penduduk jiwa kabupaten/kota mencapai 3 juta jiwa.
