KONAWE SELATAN, TELISIK.ID - Penggunaan jalan umum di Kecamatan Angata, Konawe Selatan (Konsel), sebagai jalan hauling oleh perusahaan tambang nikel terus mendapat penolakan dari warga masyarakat setempat.
Pengurus Himpunan Mahasiswa Kecamatan Angata (Himakta), Sarman mengatakan, Kecamatan Angata merupakan salah satu kecamatan yang rencananya bakal dilalui oleh perusahaan tambang bernama PT Asera Mineral Indonesia (Asmindo) untuk mengangkut ore nikel dari lokasi produksi ke Jetty PT Tiple Eight.
"PT. Asmindo dikabarkan akan melintasi delapan desa di Kecamatan Angata," ujarnya, Senin (19/4/2021).
Menurutnya, jalan di Kecamatan Angata saat ini dalam kondisi memprihatinkan, terlebih lagi jika digunakan sebagai jalan hauling maka dipastikan jalan tersebut akan mengalami kerusakan yang lebih parah.
"Dengan pertimbangan apapun, kami dari Himakta bersama masyarakat, dan beberapa organisasi kepemudaan telah berkomitmen untuk menolak rencana PT Asmindo itu," tegasnya.
