Sementara itu, sebelum membubarkan diri secara damai, Koordinator aksi unjuk rasa, Baada Yung Hum Marasa sempat berorasi menuntut perbaikan jalan provinsi yang rusak di Kabupaten Butur.
Baca Juga: Protes Jalan Rusak, Warga Butur Buat Replika Kuburan Gubernur Ali Mazi
"Sejak kemarin sampai hari ini masih sempat konsisten untuk mengawal pergerakan ini dengan tuntan kita kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, yang dimana sampai hari ini mereka hanya menjinakan kita dengan statemen-statemen mereka di media sosial," kata Baada Yung Hum Marasa dalam orasinya.
Lebih lanjut, La Baada nama sapaanya, apa bila Pemprov Sultra belum merealisasikan tuntutan massa aksi terkait perbaikan jalan rusak di Butur, pihaknya akan melakukan gerakan yang lebih besar lagi.
Karena gerakan ini, tambah dia, sudah berlangsung kurang lebih satu bulan proses perancangannya, belum pernah ada pernyataan yang resmi dari Pemprov Sultra.
