Baca juga: Menyoal Suksesi Kepemimpinan Megawati Soekarnoputri

Reshuffle dan Menambah Kekuatan Pendukung

Dari perdebatan mengenai reshuffle yang dikhawatirkan adalah persepsi presiden. Sejak era reformasi memang tak bisa dilepaskan perdebatan mengenai sistem pemerintahan dan sistem multipartai yang memang diterapkan di Indonesia dianggap merupakan bentuk anomali.

Akhirnya, persepsi penguasa politik, utamanya presiden, ia tak akan dapat menjalankan negara jika tidak membentuk koalisi gemuk.

Asumsinya di kepala pemimpin negara, bahwa mereka lebih membutuhkan political support ketimbang electoral support. Sehingga, Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang awal kepemimpinannya berusaha membentuk koalisi ramping dan tanpa syarat, akhirnya harus mengabaikannya.