Korban yang saat itu tidak bisa berbuat apa-apa, dipaksa untuk melayani nafsu tersangka. Setelah puas, tersangka lalu meninggalkan korban dan diminta untuk tidak memberitahu siapa-siapa.

"Tersangka keluar melalui pintu depan rumah korban menuju bagian belakang," ujarnya.

Korban hanya bisa menangis. Kemudian, meminta pertolongan pada warga sekitar.

"Saat dilakukan pencarian sekitar pukul 00.40 Wita, hanya motor tersangka yang ditemukan," terangnya.

Polisi yang mendapat laporan, bergerak cepat dengan melakukan pencarian dan  menyebarkan informasi pada Polsek-Polsek tetangga. 24 September sekira pukul 12.00 Wita, pihak Kepolisian mendapat informasi, tersangka mengambil sepeda motor milik petani di Kambowa, Buton Utara.