Lebih lanjut, Jokowi menjelaskan ASEAN memiliki aset kuat sebagai pusat pertumbuhan atau epicentrum of growth. Selain itu, ASEAN juga memiliki pertumbuhan ekonomi yang tumbuh jauh di atas rerata dunia, bonus demografi, hingga kestabilan kawasan yang terjaga.

“Ke depan, ASEAN harus makin memperkuat integrasi ekonominya, mempererat kerja sama inklusi termasuk implementasi RCEP (Regional Comprehensive Economic Partnership) dan memperkokoh arsitektur kesehatan, pangan, energi, dan stabilitas keuangan,” jelasnya.

“Mari bekerja keras menjadikan ASEAN Matters, Epicentrum of Growth” jelasnya lagi.

Sambutan itu pun membuka secara resmi KTT ASEAN Summit ke-42.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri (PM) Vietnam Pham Minh Chinh menggelar pertemuan bilateral di Hotel Meruorah, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur.