BEIJING, TELISIK.ID - Keputusan mengembalikan Shenzhou-20 ke Bumi tanpa awak diambil setelah munculnya retakan pada jendela pandang, sehingga seluruh proses kepulangan kini difokuskan pada keamanan struktur wahana.

Keputusan untuk memulangkan wahana antariksa Shenzhou-20 tanpa awak diumumkan otoritas program antariksa berawak China setelah hasil pemeriksaan menunjukkan adanya retakan pada jendela pandang wahana tersebut.  

Temuan itu dianggap cukup signifikan sehingga mengubah rencana awal kepulangan tiga astronaut yang semula menggunakan Shenzhou-20, sebelum akhirnya dipindahkan ke Shenzhou-21 yang membawa mereka kembali ke Bumi pada 14 November.

Perkembangan ini menjadi perhatian karena retakan tersebut baru terlihat sehari sebelum jadwal kepulangan awak Shenzhou-20 pada 5 November.  

Baca Juga: Rakyat BRICS Mulai Ambil Peran Baru dalam Kerja Sama Global di Brasil