KENDARI, TELISIK.ID - Kasus pencurian obat-obatan jenis narkotika dan psikotropika di Rumah Sakit (RS) Bahteramas memunculkan pertanyaan bagi Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Hugua.

Hugua mengaku sangat terkejut setelah mengetahui bahwa obat-obatan tersebut disimpan di tempat yang tersembunyi dan cukup sulit dijangkau.

Ketika mengunjungi RS Bahteramas, Hugua meninjau tempat penyimpanan obat-obatan. Dia menemukan kondisi pintu tempat penyimpanan obat yang telah dibobol maling, namun tanpa meninggalkan tanda-tanda kerusakan.

Baca Juga: Pemprov Sultra Prioritas Benahi Infrastruktur pada 2026

Lokasi penyimpanan obat-obatan narkotika terletak di sudut ruangan yang cukup tersembunyi. Untuk menemukannya, seseorang harus masuk ke dalam ruang tertentu terlebih dahulu.