Pasaru juga menekankan perlunya peningkatan keamanan, khususnya dalam pengawasan piket. “Pihak kepolisian sedang menangani kasus ini,” ujarnya.
Baca Juga: Pemkab Buton Selatan Fokus Infrastruktur dan Layanan Publik pada RKPD 2026
Total obat yang telah dicuri mencapai 2.165 ampul dalam tiga kali kejadian. Pada tanggal 20 Maret 2025, sekitar 150 ampul obat dicuri dari ruang pelayanan. Dua kejadian lainnya terjadi di gudang penyimpanan dengan lebih dari 600 ampul obat yang hilang.
Sementara itu, Plh Direktur RS Bahteramas, Ahmad Safari, berjanji segera menambah terali pada tempat penyimpanan obat dan meningkatkan sistem keamanan rumah sakit.
Ia juga menjelaskan bahwa jadwal piket akan dimaksimalkan dan manajemen rumah sakit akan diperbaiki untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa depan. (A)
