Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Buton Selatan, Harwanto menerangkan, festival budaya masyarakat Bola serumpun adalah yang pertama kali dilaksanakan.

"Kalau tradisi pilumeano we'e pelaksanaannya 2 tahun sekali. Jadi Dinas Pariwisata menggagas sebuah ide, bagaimana tradisi tersebut bisa kita rangkai sedemikian rupa, hingga lahirlah sebuah konsep festival, yang hari ini sedang kita ikuti bersama-sama," jelas Harwanto.

Festival budaya yang diawali dengan pawai budaya itu akan dilaksanakan selama beberapa hari ke depan dengan puncak acara pada 20 Juni mendatang. Adapun peserta pawai budaya melibatkan 2.000 lebih masyarakat, terdiri dari antar dusun, perangkat desa, perangkat adat, penari kolosal serta masyarakat Desa Bola sendiri.

Baca Juga: Bagai Kerja Rodi, Upah Karyawan PDAM Buton Selatan 32 Bulan Tak Dibayar

Panitia pelaksana kegiatan melalui Pemerintah Desa Bola turut serta menyiapkan lomba-lomba yang diikuti oleh masyarakat setempat, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan festival budaya. Cabang lomba terdiri dari olahraga, seni musik hingga bela diri.