Menurutnya, meski puluhan resolusi PBB telah dikeluarkan, situasi tersebut tak kunjung membaik.

"Amerika Serikat bahkan tidak menunjukkan upaya untuk menghentikan genosida di Palestina. Mereka justru mendukung dominasi Israel. Padahal, umat Islam memiliki kekuatan militer yang memadai di berbagai negeri Muslim. Mengapa para pemimpin tak bertindak? Karena mereka berada di bawah kendali kapitalisme global," ujarnya.

Ia menegaskan, solusi untuk menghentikan penderitaan di Palestina adalah dengan menyingkirkan kapitalisme global dan menegakkan kepemimpinan Islam melalui institusi Khilafah dan penerapan syariah.

Sementara itu, Ustaz Muhammad Yasin, mubalig asal Sulawesi Tenggara, menyebut tanah Palestina, khususnya Jalur Gaza, telah berubah menjadi tempat yang menakutkan akibat genosida yang berlangsung hampir setahun, menewaskan ribuan jiwa.

"Ini terjadi karena umat Islam tidak memiliki junnah (perisai) untuk melindungi diri. Sejak runtuhnya Daulah Khilafah, umat Islam terpecah-pecah oleh paham nasionalisme yang justru menjajah kaum Muslimin," tegasnya.