BANGKOK, TELISIK.ID - Ribuan warga Thailand turun ke jalan-jalan di ibu kota Thailand menuntut reformasi monarki kerajaan yang kini diperintah Raja Maha Vajiralongkorn.

Mereka juga menentang putusan pengadilan yang menilai tuntutan reformasi adalah upaya terselubung menggulingkan kerajaan. Sebelumnya Mahkamah Konstitusi memutuskan tuntutan mereformasi kerajaan yang santer sejak Agustus 2020, tidak konstitusional dan dirancang untuk menjatuhkan institusi itu.

Protes dipimpin gerakan pro demokrasi, yang sejak tahun lalu menyerukan pencopotan Perdana Menteri (PM) Prayuth Chan-ocha. Para pengunjuk rasa berbaris di depan polisi anti huru hara sambil membawa plakat bertuliskan "Tidak Ada Monarki Absolut" dan "Reformasi bukan Menghapus (Kerajaan)".

"Kekuasaan raja yang meningkat dalam beberapa tahun terakhir menarik Thailand menjauh dari demokrasi dan kembali ke monarki absolut," kata seorang pengunjuk rasa membacakan pernyataan demonstran, dikutip Reuters.

Baca Juga: Bukan Lagi COVID-19, India Lockdown Saat Ini karena Polusi