Bunyi daun padi berdesir seirama angin yang menyapu ke segala arah. Menatap petak terasering bersafsaf mengingatkan kita betapa susahnya petani membuka sawah untuk menghidupi keluarga mereka.

Padi di Lingko Tesem tingginya sejajar itu karena waktu tanamnya serempak pada bulan Januari. Hijau padi dapat kita saksikan selama dua bulan, dan dua bulan kemudian padi itu menguning dan panen.

Menjajal jalan tanah dan berlumpur di Lingko Tesem tidak begitu menguras stamina karena jalur yang dipakai adalah jalan penghubung desa.

Secara keseluruhan rute rice field trail merupakan medan medium sepanjang 3 kilometer. Sementara empat kilometer sisanya masuk ke dalam wilayah Londang Desa Longko.

Katarina Dahul, salah seorang petani di sana mengaku senang karena pengunjung mulai berwisata lagi ke tempat itu setelah hampir dua tahun sepi imbas pandemi COVID-19