Tidak hanya menanam padi, ibu lima anak itu juga mengurusi lahan kecil yang ditanami tanaman hortikultura.
Bersama suaminya, Marsel, Katarina lebih sering menginap di pondok bambu yang dibangun di Lingko Tesem. Rumah mereka di kampung Tanggo Desa Ranaka dijaga sama anak-anak.
Katarina beruntung, karena berada di pinggir jalur trekking sehingga pondoknya sering dijadikan tempat istirahat atau rest area. Pekarangan pondok Katarina bersih. Di bawah pekarangan terdapat sebuah kolam berukuran 7×5 meter.
Kolam nila dan pekarangan yang bersih membuat pengunjung betah. Sejumlah wartawan yang berniat untuk mampir sebentar bisa duduk berlama-lama.
Baca Juga: Pantai Teleng Pacitan Tawarkan Keindahan Ombak untuk Berselancar
